animasi-bergerak-selamat-datang-0112

Kedudukan Bahasa Indonesia


BAHASA INDONESIA SEBAGAI BAHASA NASIONAL

1.                   Perbedaan antara bahasa Melayu (27 Oktober 1928) dengan bahasa Indonesia (28 Oktober 1928) terletak pada semangat dan jiwa yang dimiliki oleh Bahasa Indonesia.

2.                   Berawal dari sumpah pemuda yang diikrarkan pada tanggal 28 Oktober 1928 dan tercantum jelas dalam butir ketiga

“kami poetra da poetri Indonesia mendjoendjoeng bahasa persatoean, Bahasa Indonesia”.

Menunjukkan betapa kuatnya persatuan yang terjadi di Indonesia meskipun berbagai suku berada didalamnya.

3.                   Pada tanggal 25-28 Febuari 1975 diadakan Seminar Politik Bahasa Nasional.

4.                   Hasil perumusan Seminar Politik Bahasa Nasional adalah:

a.      Bahasa Indonesia memiliki fungsi sebagai LAMBANG KEBANGGAAN NASIONAL
~ KARENA Bahasa Indonesia memancarkan nilai-nilai sosial budaya luhur bangsa Indonesia. Sehingga sudah sepatutnya kita bangga, serta menjunjung dan mempertahankan Bahasa Indonesia
b.      Bahasa Indonesia sebagai lambang identitas nasional.
~  KARENA menunjukkan sifat, perangai, dan watak kita sebagai bangsa Indonesia. Sehingga kita harus menjaga agar tidak menunjukkan gambaran bangsa Indonesia
c.       Bahasa indonesia sebagai alat pemersatu berbagai masayarakat dengan latar belakang yang berbeda.
~KARENA menciptakan rasa aman dan serasi terhadap satu sama lain sehingga tidak menimbulkan persaingan diantara sesama.
d.      Bahasa Indonesia sebagai alat perhubungan antar daerah.
~KARENA kita dapat merasakan fungsi keempat ini melalui kegiatan sehari hari. Melalui aspek kegiatan ekonomi, sosial, budaya, dan pertahanan kita selalu menggunakan bahasa Indonesia tanpa takut jika salah atau sesama tidak mengerti apa yang kita maksud.

BAHASA INDONESIA SEBAGAI BAHASA NEGARA

1.                   Perbedaan lapangan ranah pemakaian antara Bahasa Melayu dan Bahasa Indonesia adalah:

No.
Bahasa Melayu
Bahasa Indonesia
1
Bahasa resmi kedua disamping Bahasa Belanda, terutama untuk tingkat yang dianggap rendah.
Bahasa yang digunakan dalam gerakan kebangsaan untuk mencapai kemerdekaan.
2
Bahasa yang diajarkan disekolah-sekolah yang didirikan atau menurut sistem pemerintah Hindia Belanda.
Bahasa yang digunakan dalam penerbitan. Berharap untuk mewujudkan cita-cita perjuangan kemerdekaan (bahasa pers, bahasa dalam sastra)
3
Penerbitan-penerbitan yang dikelola oleh jawatan pemerintah Hindia Belanda.
Digunakan pada tahun 1945 hingga sekarang

2.          Pemilihan Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Negara Indonesia diatur dalam UUD 1945 Bab XV Pasal 39 .

3.                   Hal- hal yang merupakan penentu keberhasilan pemilihan suatu bahasa sebagai bahasa negara adalah :

a.    Bahasa itu dikenal dan dikuasai oleh sebagian besar penduduk   negara itu.
b.    Secara geografis, bahasa tersebut lebih menyeluruh penyebarannya
c.   Bahasa itu diterima oleh seluruh penduduk negara itu.
d.  Masyarakat multilingual dinegara itu memberikan pendapat yang sama untuk menjadikan bahasa itu sebagai bahasa nasional negara itu.

4.                   Hasil perumusan Seminar Politik Bahasa Nasional, kedudukan bahasa Indonesia sebagai bahasa negara dan memiliki 4 fungsi:

a.      bahasa resmi kenegaraan,
b.      bahasa pengantar resmi dilembaga-lembaga pendidikan,
c.       bahasa resmi didalam perhubungan pada tingkat nasional untuk kepentingan perencanaan dan pelaksanaan pembangunan serta pemerintah,
d.      bahasa resmi didalam pengembangan kebudayaan dan pemanfaatan ilmu pengetahuan serta teknologi modern.

5.                Pemakaian pertama yang membuktikan Bahasa indonesia sebagai bahasa resmi kenegaraan adalah digunakannya bahasa Indonesia dalam naskah proklamasi kemerdekaan Ri 1945.

6.                   Bahasa Indonesia juga digunakan sebagai bahasa pengantar dilembaga-lembaga pendidikan mulai dari TK hingga perguruan tinggi.

      PERBEDAAN BAHASA INDONESIA SEBAGAI BAHASA NASIONAL DAN BAHASA NEGARA

                A.                PERBEDAAN DARI SEGI WUJUD

1.                  Untuk membedakan bahasa Indonesia sebagai bahasa negara dan bahasa nasional melalui penggunaan kosakata dan istilah.

2.                  Bahasa yang kurang dan tidak baku contohnya : “kasih tau, nggak, gini, situ, dll.

3.                  Bahasa  baku biasa digunakan dalam acara kenegaraan atau pertemuan-pertemuan penting.

 B.                 PERBEDAAN DARI PROSES TERBENTUKNYA

1.               Bahasa Indonesia sebagai bahasa Nasional didorong oleh rasa persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. Sehingga para pemuda Indonesia berani mengikrarkan sumpah pemuda. Dengan meresapi semboyan negara kita “bersatu kita teguh bercerai kita runtuh”.

2.  Sedangkan bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi dilatarbelakangi oleh kondisi Bahasa Indonesia yang telah menyebar luas hampir keseluruh wilayah Indonesia.

3.         Karena perbedaan proses pembentukan maka memunculkan dualisme kedudukan bahasa Indonesia.

               C.                 PERBEDAAN DARI SEGI FUNGSI

1.       Fungsi bahasa Indonesia sebagai bahasa Nasional dipakai sebagai penghubung antarsuku. Namun jika ada orang lain berbangsa diluar Indonesia maka orang tersebut tidak perlu melakukan fungsi ini.

2.           Fungsi Bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi/ negara, karena dia seorang warga negara yang menjalankan tugas-tugas pembangunan.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

0 Response to "Kedudukan Bahasa Indonesia"

Posting Komentar